Nissan Pecat 20.000 Karyawannya
(09 Februari 2009)
TOKYO, Tak ada pilihan, Nissan Motor Co memutuskan untuk berhentikan puluhan ribu pekerjanya yang tersebar di seluruh dunia. Menyusul kinerja produsen otomotif Jepang itu membukukan kerugian pertama dalam sembilan tahun terakhir. “Industri otomotif global tengah diterpa guncangan hebat, tidak terkecuali Nissan,” ujar Chief Executive Carlos Ghosn kepada reporter di Tokyo.Sebagai langkah pertama, Goshn membocorkan, bakal dikurangi sebesar 20.000 orang di seluruh dunia hingga Maret 2010, sehingga menjadi 215.000 pekerja. Dari jumlah tersebut, 12.000 karyawan berasal dari Jepang, dan sisanya dari luar negeri.
Manajemen Nissan memprediksi, pihaknya akan mengalami kerugian pada tahun keuangan yang berakhir Maret sebesar 265 miliar yen atau US$ 2,9 miliar. Dengan demikian, Nissan menyusul koleganya yang lain, seperti Toyota, Toshiba dan Sony, yang sudah lebih dulu memangkas karyawannya.
Seperti halnya dengan produsen otomotif Jepang lainnya, Nissan juga berupaya keras untuk bertahan di tengah krisis global ini. Apalagi, tingkat penjualan di Amerika Utara yang merupakan pasar terbesar otomotif dunia juga kian melorot. Selain itu, penguatan yen juga turut menggerus pendapatan dari luar negeri jika dikonversikan kembali ke yen.
Posted in
Labels:
Berita Penting ()









0 comments:
Posting Komentar